No Apocalipse, Por Favor Me Chamem de Capitalista

No Apocalipse, Por Favor Me Chamem de Capitalista

Penulis: O Estômago de Ferro Inquebrável
4ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
16bab Capítulo

Crise do fim do mundo, cerco de zumbis Uma alma vinda de outro mundo “Zumbi forte, bom, muito adequado para trabalho braçal.” “Zumbi ágil, em termos de velocidade, pode ser batedor.” “Zumbi de fogo, ó

Bab Satu: Nikmati Waktu Terakhirmu

Kota H

"Sialan."

Di sebuah jalan kecil, Mu Xue berlari secepat mungkin, wajahnya penuh kepanikan.

Sesekali ia menoleh ke belakang, di mana beberapa mayat hidup mengejarnya tanpa henti.

Jelas Mu Xue bukan tandingan para mayat hidup itu, ia hanya bisa melarikan diri dengan tergesa-gesa.

"Dasar bajingan!"

Mu Xue mengumpat dalam hati.

Jika bukan karena para bajingan itu, mana mungkin ia bertemu dengan gerombolan mayat hidup ini? Walaupun para bajingan itu akhirnya dimakan oleh para mayat hidup, itu tak menghalangi Mu Xue untuk memaki mereka.

Ia hanya ingin menambah persediaan makanan, tapi malah bertemu dengan sejumlah orang yang berniat buruk padanya. Tentu saja ia tak mungkin membiarkan mereka berhasil.

Mereka bahkan mencoba memaksanya, dan ia hanya bisa melarikan diri karena jumlah mereka yang lebih banyak. Namun, saat ia lari, tanpa sengaja ia malah menarik perhatian para mayat hidup yang berkeliaran di sekitar.

Untungnya, kemampuannya adalah kecepatan. Berkat itu, ia berhasil lolos, sedangkan para bajingan itu terjebak dan dikepung oleh mayat hidup.

Ia memang berhasil keluar, tapi para mayat hidup itu tidak berniat melepaskannya.

Ia harus mencari cara untuk lepas dari kejaran mereka, kalau tidak, ia takkan bertahan lama.

Saat Mu Xue berpikir keras mencari jalan keluar, tiba-tiba sebuah bayangan melesat keluar dari kerumunan mayat hidup, dalam hitungan detik sudah mengejarnya.

Saat Mu Xue sadar, semuanya sudah terlambat. Kecepatan lawannya jauh melebihi dirinya.

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait