Todos renasceram, quem ainda vai ser concubina?

Todos renasceram, quem ainda vai ser concubina?

Penulis: Xuanyu ouve isso em ordem inversa.
3ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
14bab Capítulo

Eu queria oferecer o meu coração à lua brilhante, mas, ao fim, a lua brilhante iluminou uma vala! A protagonista nasceu de uma concubina, era de posição baixa e, por natureza, fraca demais; vendo a mã

Bab 1: Mimpi yang Mengejutkan

Halaman 1 dari 3

“Ceklek——”

Pintu kayu yang usang dan nyaris hancur didorong dengan keras oleh sebuah tenaga besar, dan suara nyaring itu memecah kesunyian di dalam ruangan.

Ruangan yang semula remang-remang seketika dipenuhi cahaya matahari dari luar.

Cahaya itu bagaikan pedang emas, langsung menusuk mata perempuan di atas ranjang, membuatnya tak sanggup menyesuaikan diri, sehingga ia hanya bisa memejamkan mata rapat-rapat.

Setelah cukup lama, barulah perempuan itu perlahan membuka kedua matanya dan menyesuaikan diri dengan terang yang datang tiba-tiba.

Pandangan matanya jatuh pada orang yang datang, dan alisnya tak urung berkerut tipis, nada suaranya dingin dan penuh tanya.

“Ada urusan apa kau datang ke sini?”

Orang itu tampak tidak senang, dengan raut wajah yang jelas-jelas tak sabar.

Kedua tangannya memegang erat sebuah mangkuk obat berwarna cokelat kehitaman. Mangkuk itu penuh dengan rebusan yang masih mengepul panas, menyebarkan bau aneh yang sukar dijelaskan, seolah-olah bisa menembus lubang hidung dan langsung merayap ke dasar hati, tak juga lenyap.

Nyonya Yun setengah bersandar di ranjang, alisnya mengatup rapat, wajahnya pucat seperti kertas.

Ia menutupi hidung dan mulutnya, berusaha menahan bau menjijikkan itu, namun rasa mual itu bagaikan hantu yang sesekali tetap mengitari hidungnya, membuatnya tak bisa lolos.

Orang itu berdiri di samping, sudut bibirnya melengkung dalam senyum dingin, matanya berkilat penuh ejekan dan penghinaan.

Namun saat ia memandangi wajah Nyonya Yun yang layu

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait