Orang bijak berkata: Mereka yang memiliki kekuatan tak terbatas dan hidup abadi disebut dewa abadi! Mereka yang menguasai langit dan bumi, menciptakan segala sesuatu, disebut dewa penguasa! Namun para
Di hamparan jagat raya yang tak bertepi, milyaran bintang berkelap-kelip menebarkan cahaya dingin mereka. Di tengah kehampaan nan dalam dan misterius, tampak seorang duduk bersila. Sepasang matanya bersinar tajam seperti bintang, penuh perhatian menatap ke arah sebuah planet biru muda sebesar telur ayam di bawahnya.
Andaikan planet sebesar telur itu diperbesar jutaan kali, akan tampak bahwa di langit permukaannya tengah berlangsung sebuah pertempuran luar biasa yang mengguncang dunia. Kedua pihak yang bertarung jumlahnya sangat timpang.
Salah satunya berjumlah ratusan orang. Pakaian mereka sangat beragam, sehingga sekilas membuat orang merasa mereka berasal dari zaman yang berbeda-beda. Namun, setiap baju zirah yang mereka kenakan memancarkan cahaya aneh dan tampak sangat gagah, sementara senjata yang mereka genggam bermacam-macam, memantulkan kilatan dingin yang tak habis-habisnya. Ratusan orang ini semuanya adalah dewa dan makhluk abadi dengan kekuatan luar biasa.
Sementara di pihak satunya, hanya ada enam orang. Mereka semua mengenakan zirah hitam, dan tangan mereka kosong tanpa senjata. Wajah dan kepala mereka tertutup kabut hitam, membuat siapa pun tak bisa melihat wajah asli mereka. Dari balik kabut yang melayang-layang itu, terkadang hanya tampak sepasang mata dingin dan kejam, penuh ejekan dan penghinaan yang tiada habisnya.
Saat ini, keenam orang itu terkepung di tengah, hanya dilindungi oleh satu lapisan tipis perisai hitam yang beriak. Ratusan senjata abadi dan harta sihir bertubi-tubi menghantam perisai itu seperti hujan, menciptakan p