Kiamat Telah Tiba: Mayat Kecilku, Aku Menimbun Tanpa Henti!

Kiamat Telah Tiba: Mayat Kecilku, Aku Menimbun Tanpa Henti!

Penulis: Sui An
2ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
10bab Capítulo

Hujan deras, topan, tsunami, badai petir, hilangnya medan magnet bumi, zombie, monster, kekuatan supranatural, dan masih banyak lagi... Selamat! Kalian semua telah memasuki alur utama kiamat. Seluruh

Bab 1: Pesan Peringatan

- Tiga menit lagi, orang di sekitarmu akan berubah menjadi zombie.

Reaksi pertama Xu Duoduo ketika menerima pesan ini adalah menertawakan, menganggapnya hanya lelucon internet yang sedang tren. Banyak pembuat konten bertema kiamat yang memainkan skenario seperti ini, dan ia pun langsung membalas: "Kamu Jia Jia? Atau Yao Yao? Lagi iseng ya? Lagipula, hari ini bukan tanggal satu April."

Baru saja ia mengirim pesan itu, lampu di atas kepalanya berkedip, membuat jantungnya berdegup kencang.

Rekan kerja di sebelahnya, Kak Liu, juga menoleh ke atas, "Eh, aneh ya, sudah berapa lama Kota K nggak mati lampu? Ada apa ini?"

Xu Duoduo adalah seorang magang di perusahaan internet, berusia dua puluh dua tahun, lembur sudah menjadi rutinitas. Saat itu sudah pukul enam sore, awal musim dingin, hari cepat gelap, di luar sudah gelap total dan sepertinya akan turun hujan. Dahan pohon di luar jendela bergoyang samar, seperti bayangan monster dalam dongeng kelam, mencakar-cakar hendak menyeret manusia ke jurang.

Xu Duoduo tergolong berani, tapi ketika Kak Liu menoleh ke arahnya, wajahnya yang pucat kebiruan dan mata kaku membuat Duoduo terkejut. Ia menurunkan pandangan, melihat ujung kuku Kak Liu juga mulai membiru.

Sepertinya Kak Liu merasa Duoduo diam saja itu agak aneh, lalu mendekat dan bertanya dengan perhatian, "Duoduo? Kenapa melamun? Hati-hati nanti manajer menegur kamu."

Bau busuk yang menyengat hidung hampir membuat Duoduo muntah. Ia langsung berdiri.

Teman-teman kantor lain juga menoleh, tak tahu apa yan

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait