Bab 8 Hadiah Ulang Tahun dari Jamur Darah

Depois que a esposa mimada administradora da casa engravidou, o marido morto em batalha voltou Azul Oeste Sonho Oeste 1289kata 2026-07-31 18:32:07

Melihat kedatangan tamu, semua orang serentak berlutut dengan tertib dan seragam:
"Selamat sejahtera bagi Permaisuri Janda, semoga panjang umur seribu tahun, seribu tahun, dan seribu tahun lagi!"

Suara Ratu Janda terdengar tenang berkata, "Berdirilah."

Melihat Ratu Janda hadir, Permaisuri He segera menarik kaki Xie Shuyao dengan erat: "Saya ini patut mati, sampai membiarkan wanita yang ringan dan nakal ini mencemari pandangan Permaisuri Janda, saya akan segera membawa dia pergi."

Ratu Janda tadi sempat mendengar sebagian besar pembicaraan mereka, ia seumur hidup paling benci urusan kotor di dalam istana. Sikapnya terhadap Xie Shuyao tentu tidak baik, dan ia tidak berencana membiarkannya begitu saja. Dengan suara tegas dan serius, ia berkata:
"Usiamu belum besar, tapi mulutmu cukup besar. Beritahu apa yang sudah kau siapkan!"

Merasakan kemarahan Ratu Janda, semua orang menundukkan kepala lebih dalam lagi, takut terkena imbasnya.

Permaisuri He dalam hati tersenyum senang, kali ini Xie Shuyao benar-benar akan mati.

Xie Shuyao dengan tenang mengeluarkan saputangan dari lengan bajunya, sambil berkata lembut:
"Aku mendengar Permaisuri sedang sakit, membutuhkan jamur darah seribu tahun sebagai bahan obat, dan juga mendengar belakangan ini di Gunung Kunlun banyak tumbuh tanaman langka. Jadi aku mencoba keberuntungan, mungkin ketulusan hati bisa menghantar aku menemukan satu."

Sambil berkata, ia membuka saputangan itu, dan di dalamnya tergeletak sebuah jamur darah.

Jamur itu tampak berembun, masih menempel tanah segar, jelas baru saja dipetik.

Wajah Permaisuri He berubah drastis, tapi segera kembali tenang. Ia belum tahu seberapa kuat dan berharga jamur darah itu.

Meski ia tidak mengenali jamur darah, ia tahu apa yang dipegang Xie Shuyao pasti bukan yang asli.

Tidak boleh, tidak boleh memberinya kesempatan bangkit lagi.

Permaisuri He menampar tangan Xie Shuyao: "Dasar gadis sialan, berani-beraninya menipu Permaisuri Janda dengan jamur palsu, niatmu pantas dihukum!"

Ratu Janda yang semula bersikap menunggu, mendengar kata-kata Permaisuri He, wajahnya seketika berubah gelap, berkata dengan suara keras: "Berani sekali, di dalam istana penuh kebohongan. Tangkap dia dan masukkan ke penjara istana!"

Saat para pengawal hendak membawa Xie Shuyao, dokter istana Zhang datang terlambat. Melihat benda di lantai, matanya bersinar, segera mengambilnya dengan penuh rasa hormat dan takut: "Jamur darah ini dari mana? Ini harta berharga."

Dokter Zhang sudah bertahun-tahun merawat kesehatan Ratu Janda, ucapannya tentu sangat didengar.

Ratu Janda ragu sejenak, wajahnya masih marah, tanpa sadar bertanya: "Apakah ini asli?"

Dokter Zhang tanpa ragu menjawab: "Tentu saja, dilihat dari ukurannya, walau bukan seribu tahun, pasti sudah ratusan tahun, warnanya cerah, bentuknya utuh, ini adalah barang terbaik."

Mendengar itu, wajah Ratu Janda jadi sulit menyembunyikan rasa malu. Kalau benar begitu, berarti ia hampir menuduh orang dengan tidak adil.

Ia membersihkan tenggorokannya, suaranya jauh lebih lembut daripada sebelumnya, namun tetap waspada, "Benarkah kau yang menemukan ini? Orang lain biasanya membawa barang antik atau lukisan. Kau, seorang gadis, bagaimana bisa terpikir mencari ini di hutan belantara?"

Ratu Janda masih meragukan niat Xie Shuyao.

Mendengar itu, Xie Shuyao menunduk, berkata lembut: "Maaf kalau membuat Permaisuri tertawa, aku tidak punya banyak uang, tidak bisa memberikan hadiah ulang tahun yang layak.

Meski rumahku mendapat hadiah dari Kaisar, itu semua hasil pengorbanan suamiku. Kini suamiku sudah meninggal, aku tidak bisa mengotori barang miliknya, jadi aku terpikir mencoba mencari di gunung."

Orang lain mungkin tidak percaya kata-kata seperti itu, tapi semua orang di situ tahu latar belakang Xie Shuyao. Jika bukan karena menikah ke keluarga Pei, seumur hidupnya mungkin hanya menjadi wanita desa yang buta huruf.

Posisinya di keluarga Pei juga tidak baik, kemarin hampir saja dilempar ke rawa.

Dibandingkan Permaisuri He yang hanya bermodal mulut menuduh Xie Shuyao berzinah, jamur darah ini jelas merupakan bukti yang jauh lebih kuat.

Mengingat itu, Ratu Janda berbalik menatap Permaisuri He: "Kalau begitu, keluarga Xie ini memang setia dan penuh kasih sayang. Sedangkan kau, sebagai yang lebih tua, kenapa harus menyebarkan fitnah bahwa keluarga Xie berselingkuh? Apa niatmu sebenarnya?"