Kehidupan di Tahun 1979

Kehidupan di Tahun 1979

Penulis: Kakek Toad Emas
27ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
100bab Capítulo

Kembali ke tahun 1979... — Lima juta kata, novel lama yang telah mendapat puluhan ribu langganan, "Kebangkitan di Era Gemilang".

Bab 1: 18 Februari 1979

“Tit... tit... tit... Tit... Tadi suara terakhir menandakan pukul tujuh tepat waktu Beijing, sekarang adalah waktu untuk acara ‘Ringkasan Berita dan Surat Kabar’...”

“Selamat pagi para pendengar, hari ini tanggal 18 Februari 1979, hari Minggu, tanggal dua puluh dua bulan pertama menurut penanggalan Tionghoa...”

Kelopak mataku terasa berat, seperti disiram timah panas, sekeras apa pun aku berusaha tetap tak bisa membukanya. Kepalaku pusing, seolah sedang bermimpi, samar-samar terdengar suara radio transistor tua.

Di antara suara radio itu, ada pula suara seorang perempuan memanggil dengan cemas, “Weidong... Weidong?”

“Wei... siapa Dong? Kenapa kepalaku sakit sekali?”

Baru saja pikiran itu melintas, tiba-tiba ingatan yang kacau dan asing membanjiri benakku.

Setelah kebingungan sesaat, akhirnya aku sadar, ternyata aku telah menyeberang waktu!

Sudah paruh baya, tak disangka aku terbangun dan kembali ke empat puluh tahun lalu di Beijing.

Sekarang namaku Ning Weidong, lahir tahun 1958, tahun ini berusia dua puluh satu, tinggal di dekat Fuchengmen, Beijing.

Saat SMP sempat ikut-ikutan kerusuhan, tahun 1973 dikirim ke Provinsi Liao sebagai tenaga kerja pedesaan, bertahan lebih dari empat tahun.

Baru dua tahun lalu, dapat kesempatan kerja, kembali ke kota, ditempatkan di bagian keamanan Pabrik Baja Bintang Merah, tugasnya menjaga gerbang, gaji sebulan hanya tujuh belas yuan lima jiao...

Dalam hitungan detik, otakku berputar cepat, menyerap semua ingatan tambahan itu.

Entah hanya perasaanku saja, keningku pun

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait