121 Hadiah (Mohon tambahkan ke koleksi!!)

Mengendalikan Aroma Dulu, Pohon Willow Hijau 13kata 2026-03-31 21:00:57

Tetesan embun menggantung di ujung dedaunan, memantulkan cahaya pucat bulan yang meredup di ufuk timur. Suasana sunyi menyelimuti kediaman yang mulai terlelap, hanya menyisakan deru napas alam yang tenang. Di balik jendela kayu yang sedikit terbuka, aroma tanah basah menyeruak masuk, membawa serta dingin malam yang menusuk hingga ke tulang. Waktu seolah berhenti, membiarkan bayang-bayang menari di atas lantai kayu yang mengilap, sementara detak jantung menjadi satu-satunya penanda bahwa dunia masih terus berputar. Tidak ada suara langkah kaki, tidak ada bisikan angin, hanya keheningan yang pekat, seolah-olah seluruh semesta sedang menahan napas, menanti fajar yang enggan menyapa.