Penguasa Jalan Naga dan Harimau

Penguasa Jalan Naga dan Harimau

Penulis: Aku hanya menjalani hidup tanpa tujuan.
25ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
100bab Capítulo

Langit dan bumi memiliki esensi spiritual, segala sesuatu tumbuh dengan memakan esensi tersebut. Berbagai makhluk dapat menjadi siluman, memperpanjang usia, memperoleh kekuatan gaib, namun hanya manus

Bab Satu: Aku Datang dari Era Tanpa Keajaiban

Dunia Tai Xuan, Selatan yang Liar.

Angin berbisik lembut, bulan memancarkan cahaya di pegunungan hijau, membawa rona merah samar yang menyiratkan pertanda buruk.

Gunung Asap Pinus, tubuhnya tak besar, berdiri di tepi Sungai Jatuh, dipenuhi pohon pinus, sepanjang tahun diselimuti kabut. Dari kejauhan tampak seperti asap yang membumbung, sehingga dinamakan demikian.

Musim gugur dan dinginnya tetap hijau, biasanya menjadi tempat yang indah untuk menikmati pemandangan. Namun malam ini, di bawah langit gelap dan cahaya bulan merah, batang-batang pinus saling bersilangan seperti makhluk mengerikan yang mencakar, terasa aneh dan menakutkan.

Di lereng gunung, di balik pepohonan, tersembunyi sebuah kuil Tao yang tak besar, bernama Kuil Selalu Hijau. Di depan pintu tumbuh dua pohon buah, keduanya pohon leci, setinggi sepuluh meter, rimbun dan megah seperti payung kerajaan. Sayangnya, kini sudah masuk musim gugur, tak ada bunga atau buah di pohon leci itu.

Di dalam kuil, sunyi senyap, hanya beberapa lampu angin yang tergantung di sudut-sudut mengeluarkan suara api yang berdesir, tampak goyah dan hampir jatuh. Di sebuah kamar dengan pintu tertutup rapat, udara dingin seperti menusuk tulang meresap, membuat pintu tertutup dihiasi kristal es kecil, menambah kesan dingin pada malam yang aneh ini.

Di dalam kamar, sebuah mutiara sebesar kepalan tangan memancarkan cahaya dingin, menggantikan lilin untuk menerangi ruangan.

Asap tipis mengepul dari tungku dupa kecil, menambah kesan mistis pada ruangan yang sempit ini.

Aromanya lembut, menenang

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait