A civilização humana chegou ao trigésimo milênio. A Grande Cruzada iniciada pelo Imperador reacendeu a esperança de unificação entre os humanos dispersos após a Era das Disputas. No entanto, a traição
Selamat datang di masa depan, Loki.
Itulah suara pertama yang didengar Loki saat ia terbangun dari tidur panjangnya. Cahaya dari medan statis telah padam, dan sang Leluhur yang telah disegel selama ribuan tahun kini kembali mampu bergerak. Kebingungan yang luar biasa, disertai memori kacau, menyapu pikirannya. Ia menatap sekeliling dengan hampa, mengingat dirinya berada di ruang medan statis.
“Sekarang tahun berapa? Berapa lama aku tertidur?”
Sudah 3.658.765 hari Bumi sejak kau memasuki kondisi hibernasi.
“Benar, sepuluh ribu tahun. Betapa lamanya waktu itu.” Loki bangkit dari medan statis yang telah mati, melangkahkan kaki yang masih kaku ke luar kabin, lalu berhenti sejenak. “Jika aku telah dibangunkan, berarti umat manusia akhirnya menghadapi masa depan yang mengerikan itu.”
Loki adalah pelaksana Rencana Bantuan Masa Depan, berasal dari milenium kedua puluh satu peradaban manusia, saat manusia telah menjelajah galaksi dan kekuatan teknologi mampu membentuk kejayaan bintang-bintang. Dengan pemanfaatan perjalanan ruang antar dimensi, penyebaran kecerdasan buatan yang kuat, serta penemuan Template Konstruksi Standar, peradaban manusia berkembang pesat.
Jejak para perintis manusia bisa ditemukan di piringan akresi lubang hitam pusat galaksi, di ruang kosong antara galaksi Bima Sakti dan Andromeda. Inilah era manusia; galaksi menjadi milik manusia.
“Tapi di balik kegemilangan itu tersembunyi bahaya. Perjalanan ruang antar dimensi menghubungkan seluruh manusia di galaksi, namun di ruang misterius itu, ada tatapan jahat yang bersembu