Aku memang kesepian.

Aku memang kesepian.

Penulis: Tuan Rumah Diam
29ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
100bab Capítulo

Apa yang disebut kesepian adalah sesuatu yang datang mengikuti takdir, tanpa perlu dipaksakan; sekejap pencerahan yang indah pun tidak terasa singkat, dan jika hilang, tak perlu merasa kecewa. Kesendi

Bab Satu: Permainan Catur

Tidak diragukan lagi, perjalanan darat jauh lebih aman daripada terbang di udara, namun duduk lama di kereta api memang melelahkan. Meski bukan kali pertama, suara monoton roda kereta bertemu rel yang berulang-ulang tetap membuat seseorang mengantuk. Andai saja bisa mendapatkan tempat tidur yang empuk, menutup mata dan beristirahat sebentar pasti lebih nyaman. Tapi entah kenapa, beberapa hari terakhir tiket tidur menuju Beijing tak juga didapatkan, sementara penerbit mendesak dengan sangat. Terpaksa, Wang Ziming pun harus berangkat.

Sudah sangat lama sejak terakhir kali Wang Ziming menempuh perjalanan jauh dengan tempat duduk keras. Begitu lama hingga ia sendiri hampir lupa kapan persisnya, hanya ingat waktu masih SD, terobsesi dengan catur, setiap liburan musim panas dan dingin ia dan beberapa teman kecil naik kereta melintasi negeri mencari lawan tangguh untuk bertanding. Saat itu, mereka begitu polos, demi kemajuan catur sama sekali tak memikirkan risiko yang mungkin dihadapi, bahkan lelahnya perjalanan dianggap latihan ketahanan mental. Aneh juga, para orang tua dari beberapa keluarga ternyata cukup percaya membiarkan anak-anak remaja itu pergi sendiri, hanya diberi ongkos seperlunya, lalu dibiarkan berpetualang. Untungnya, selama beberapa tahun itu tidak pernah terjadi hal buruk, meski kadang karena kurang mengenal tempat dan salah perhitungan mereka harus tidur di jalan, namun berkat bantuan sesama pecatur di berbagai daerah, akhirnya semua rencana berhasil dilaksanakan. Kecuali Tibet, Xinjiang, dan Mongolia Dalam, hampir seluruh negeri telah mereka jejak.

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait